Kabar Dari Pelabuhan

DSCF6138

Sore ini aku sibuk mendengarkan
guruh yang gaduh
seperti anakku yang kurang tidur siang

dari jauh aku seperti menunggu kabar
dari pelabuhan
dari mulut sungai dan lautan
dari rumahku yang di seberang

yang datang hanya rintik hujan

Advertisements

Bandung

Pasar Baru

Setiap kali saya menginjakkan kaki di kota ini setelah membuka pintu mobil, atau turun dari kereta dengan ransel bersandar pada punggung, hadir rasa lega. Lega bahwa kota ini masih di sini dan menjadi latar dari ribuan saga dan bagian dari memori. Memori para penghuni sejak lama, mahasiswa (dari yang mirip mahasiswa sampai yang tidak mirip sama sekali), atau para pengunjung yang datang dengan tujuan belanja di factory outlet. Salon Memori dan jalan Dago. Supermarket atau pasar tradisional. Kopi atau tidak kopi. Kantor pos dan alun-alun. Bahan bermeter-meter dan tukang permak. Hujan atau tidak hujan. Pengamen berbiola dan tukang bunga. Gasibu atau pasar Jumat Salman.

Jalan Ganeca.

Lega bahwa kota ini masih ada pada koordinat yang sama. Lega bahwa ketika ruang antar mobil dan atau antar manusia semakin sempit, selalu ada sisa bagi saya untuk menulis. Menulis saga saya sendiri.

Rasa lega sudah sampai.

Rasanya, pulang.

7 Januari 2010

(tulisan ini pernah dipublikasikan di cerita.dalambahasa.byputy.com)

English Version

LFM

Every time I step my feet in this city, after opening the mini-bus door or getting off of the train, such great relief rushes into me. A relief… of knowing that this city is still here, becoming part of thousands sagas and million pieces of memory. Memory of the lasting residents, university students, or holidaymakers coming for either strawberry or factory outlets. Memori Beauty Salon or Dago Street. Super-markets or a traditional one across our street. Coffee or not-coffee. Post office near Banda and the piazza and the alley with illegal indie CD-s. Meters of cloth and street tailors. Raining or not-raining. Street musician with violin and flower sellers on Saturday night. Sunday morning in Gasibu or Friday Market in Salman.

Ganeca.

A relief that… this city is still the same little dot on the map. A relief that… even the spaces between cars and humans get narrower each weekend, there’s always some left for me, for writing; writing my own saga.

A relief… of arriving.

A relief… of coming home.

January 7, 2010

To Be or Not to Be

At the end of every day, the thoughts of being a part of universe weigh on us:
at every empty space, there are infinite possibilities:

to be or not to be

someone’s loudest silence / flower on the window / lyric on an instrumental single / favorite color of crayola / good news on a grey sky morning / a quote on recipe book / a French-grammar enthusiast / a Saturday / snowy February / an unfinished sketch / a pretty nice mistake / part of a plan / a long distance best friend / lover

Railing Gate

/ his favorite pattern on the street / his home.

At the end of every day, the thoughts of being a part of universe weigh on us:

——-

(A repost from an old post in byputy.com)